Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Bukan Guru yang Salah

Bukan Guru yang Salah Karya : Eva Handayani Hari–hariku di sekolah dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan organisasi. Ditambah lagi aku mengikuti bimbel diluar sekolah. Rasanya berat bagiku, aku ingin sekali memiliki satu hari khusus istirahat  yang dihadiahkan untukku, untuk terbebas dari rutinitas sekolah. Namun itu sungguh sulit untuk menjadi kenyataan saat ini. Mulai hari senin hingga minggu tak ada satu hari yang bebas dari kegiatan belajar, jika tidak disekolah dengan kegiatan organisasi, ya aku mengikuti bimbel diluar sekolah sepulang sekolah. Aku adalah salah satu siswa yang kos didekat sekolah. Jika sudah berbulan-bulan tidak pulang kerumah kedua orang tua rasanya rindu sekali.             Otak seperti dikuras habis untuk memikirkan sekolah, bimbel, kebutuhan, tugas dan seabrek catatan-catatan yang harus aku pikirkan untuk hidupku. Seakan-akan otak ini mendidih, layaknya air yang direbus pada suhu seratus derajat. ...

Hijrah Menuju Hijab

Hijrah Menuju Hijab Eva Handayani Nesha duduk termenung di pinggiran lapangan basket yang masih digunakan untuk berlatih team basket SMA nya. Nampak dari raut wajahnya ia sedang menanti seseorang yang sangat berarti baginya. Tiba-tiba matanya terarah ke seseorang berpostur tubuh tinggi dan berwajah yang lumayan tampan. Matanya tak berkedip sekalipun, dari belakang Nesha datanglah 2 orang yang sedang ia tunggu, mereka adalah sahabat Nesha. “ Wah tampan sekali pemuda itu” kata salah satu sahabatnya “Jangan kedip, pandangan pertama masih halal” kata salah seorang sahabatnya yang lain. “Iya, mumpung belum kedip kita nikmati saja pemandangan yang indah ini” jawab Nesha Ternyata orang yang ia pandangi adalah salah satu pemain basket dari team SMAnya. Pandangan mereka pun berlangsung hingga terlintasnya sesosok wanita cantik dengan seragam sekolah yang menutupi auratnya, telah mengagetkan Nesha dan 2 orang sahabatnya sehingga mereka tanpa sadar mengedipkan mata. “ Hey kalian ng...
Kasih Sayang ALLAH Kepada Hamba-NYA karya : Eva Handayani Hari-hari selama menjadi mahasiswa semester awal sangatlah membosankan menurut Nadzwa. Ia adalah seorang mahasiswa perantauan. Ia berasal dari Lampung yang kini kuliah di Jawa. Belum ada kegiatan organisasi yang dapat ia lakukan. Hal tersebut seringkali membuatnya merasa kesepian disaat hari-hari libur kuliah, bahkan ia pun sering merasa homesick. Bahkan rasa sunyi sepi yang melandanya membuat dirinya merasa sendirian tanpa ada seorang teman dan keluarga didekatnya. Nadzwa sangat menginginkan sesosok teman dan keluarga yang mampu menerpa rasa sunyi sepi yang ia rasakan dan yang mampu membawanya ke arah jalan kebenaran. Ia sangat berharap mampu menemukan teman-teman seperti yang ia miliki selama di bangku SMA, yang selalu mengingatkan untuk selalu melaksanakan ibadah, selalu mengajaknya untuk selalu mengikuti kajian-kajian islam. Hingga pada suatu hari saat ia sedang menunggu antrian mukenah untuk melaksanakan shalat ...